EMPLOYMENT GAP ANALYSIS FOR WOMEN IN THE PUBLIC SECTOR: STUDY ON ALUMNI OF STAIN/IAIN SAMARINDA IN EAST AND NORTH KALIMANTAN

Diajeng Laily Hidayati, Widya Noviana Noor

Abstract


Despite its low current level, the number of women employed in the public sector continues to increase annually. However, the positive advancement of women's roles in Indonesia's public sector still encounters numerous challenges. Cultural barriers, social norms, religious perspectives, and non-gender-responsive policies are among the factors hindering women's participation in the public sphere. Thus, this study aims to analyze the perceptions of female alumni from IAIN Samarinda regarding the status of women working in the public sphere, examine the factors that encourage and impede female alumni from IAIN Samarinda to pursue careers in public spaces. This study is qualitative research employing a phenomenological approach involving 101 informants who are alumni of STAIN/IAIN Samarinda. Data collection was conducted through questionnaires, interviews, and documentation. Findings were categorized according to themes and key codes that emerged during the data analysis process. The study findings demonstrate that employment opportunities have opened up for female alumni from STAIN/IAIN Samarinda. The majority of alumni secure employment for a period of 6-12 months, and most respondents believe that women have equal opportunities as men to work in public spaces. Factors supporting female alumni from STAIN/IAIN Samarinda in pursuing careers in the public sector include spousal permission for married individuals and familial consent for unmarried individuals. Moreover, economic motives, self-actualization, and social responsibility are additional factors driving women to work in public spaces. Conversely, factors impeding female alumni from STAIN/IAIN Samarinda in working within public spaces encompass religious interpretations, the belief that wives should remain at home, and the perception of domestic duties assigned to women.

Meskipun masih rendah, saat ini, jumlah perempuan yang bekerja di sektor publik terus meningkat dari tahun ke tahun. Meski demikian, peningkatan positif peran perempuan di sektor publik di Indonesia masih banyak menuai tantangan. Tantangan budaya, norma sosial, pandangan keagamaan, dan kebijakan yang tidak responsif gender merupakan beberapa hal yang menghambat perempuan bekerja di ruang publik. Penelitian ini, oleh karena itu, bertujuan untuk menganalisis persepsi alumni perempuan IAIN Samarinda tentang status bekerja pada ruang publik di kalangan perempuan; menganalisis faktor apa saja yang mendorong dan menghambat perempuan alumni IAIN Samarinda untuk bekerja di ruang publik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dengan melibatkan 101 informan yang merupakan alumni STAIN/IAIN Samarinda. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dikategorikan menurut tema dan kode penting yang muncul selama proses analisis data. Hasil penelitian menujukkan bahwa kesempatan kerja bagi perempuan alumni STAIN/IAIN Samarinda telah terbuka. Mayoritas alumni mendapatkan pekerjaan 6-12 bulan dan sebagian besar responden berpendapat bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk bekerja di ruang publik. Faktor-faktor yang mendukung perempuan alumni STAIN/IAIN Samarinda bekerja di sektor publik adalah ijin yang diberikan oleh suami bagi yang telah menikah dan izin keluarga bagi yang belum menikah. Selain itu, motif ekonomi, aktualisasi diri dan tanggung jawab sosial juga menjadi alasan perempuan bekerja di ruang publik. Di sisi lain, faktor yang menghambat perempuan alumni STAIN/IAIN Samarinda bekerja di ruang publik adalah pemahaman agama, pemahaman bahwa istri harus menetap di rumah, dan pandangan kewajiban domestik yang harus dikerjakan perempuan.


Keywords


Public Sector, Employment Opportunity, Gender Equality

Full Text:

PDF

References


Arsini, A. (2014). PERAN GANDA PEREMPUAN PADA KELUARGA MASYARAKAT AGRARIS: KASUS 10 ISTRI BURUH TANI DI DESA PUTAT PURWODADI GROBOGAN. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 10(1), 1–20.

Breman, J. (2009, October 29). THE GREAT TRANSFORMATION IN THE SETTING OF ASIA. The occasion of the award of the degree Doctor Honoris Causa on the 57th Anniversary of the International Institute of Social Studies, The Netherlands.

Fakih, M. (1996). Analisis gender & transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Hadiyono, V. (2015). MEMAKNAI PEREMPUAN DALAM KURSI PARLEMEN. KISI HUKUM, 14(1), Article 1.

Handayani, A. (2013). Keseimbangan kerja keluarga pada perempuan bekerja: Tinjauan teori border. Buletin Psikologi, 21(2), 90.

Hidayati, N. (2016). Beban ganda perempuan bekerja (antara domestik dan publik). Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 7(2).

Intan, S. (2014). KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM DOMESTIK DAN PUBLIK PERSPEKTIF JENDER (Suatu Analisis Berdasarkan Normatifisme Islam). JURNAL POLITIK PROFETIK, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.24252/profetik.v2i1a5

Khan, A. (2007). WOMEN AND PAID WORK IN PAKISTAN,. Collective for Social Science Research Karachi, 32.

Nimrah, S., & Sakaria, S. (2015). Perempuan dan Budaya Patriarki dalam Politik: Studi Kasus Kegagalan Caleg Perempuan dalam Pemilu

Legislatif 2014. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan Indonesia, 1(2), 173–181.

Nofianti, L. (2016). PEREMPUAN DI SEKTOR PUBLIK. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 15(1), Article 1. https://doi.org/10.24014/marwah.v15i1.2635

Prantiasih, A. (2016). REPOSISI PERAN DAN FUNGSI PEREMPUAN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 27(1), Article 1. https://doi.org/10.17977/jppkn.v27i1.5511

Sarwono, S. W. (2006). Psikologi prasangka orang Indonesia: Kumpulan studi empirik prasangka dalam berbagai aspek kehidupan orang Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Sofiani, T. (2012). Eksistensi perempuan pekerja rumahan dalam konstelasi relasi gender. MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender, 2(1).

Statistik, B. P. (2019). Keadaan Angkatan Kerja Provinsi Kalimantan Timur 2019. https://kaltim.bps.go.id/publication/2021/05/31/18c0a73adb97c30fa34a434a/keadaan-angkatan-kerja-provinsi-kalimantan-timur-2020.html

Sudarta, W. (2007). Peranan wanita dalam pembangunan berwawasan gender. Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Wibowo, D. E. (2012). Peran ganda perempuan dan kesetaraan gender. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 3(1).

Yuniati, Y., & Fardiah, D. (2017). Citra Caleg Perempuan dalam Framing Media Online. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), Article 1. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2690




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v13i1.545

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.