Kepemimpinan Wanita di Dunia Islam dalam Tinjauan Hukum Islam (Tinjuauan Terhadap Syajarah al-Durr)

meirison meirison meirison

Abstract


Syajarah al-Dur adalah tokoh kontroversial yang telah berperan dalam
menyelamatkan Mesir dan dua kota suci Makkah dan Madinah dari rencana
pendudukan militer Barat dalam perang salib ketujuh. Syajarah al-Dur memiliki
jiwa kepemimpinan jarang dimiliki oleh wanita lain sepanjang sejarah. dia berhasil
untuk mengalahkan tentara salib dari Perancis yang mencoba menduduki Mesir, ia bahkan berhasil memenjarakan raja Perancis dalam kandang domba.

          Dalam Islam, kepemimpinan perempuan adalah isu kontroversial. Namun ada beberapa
bukti bahwa wanita telah melakukan tugas yang biasanya dilakukan oleh pria seperti
hakim, pengamat pasar, dan kepala negara.

             Namun al-Dur syajarah telah memanifestasikan kemampuannya dalam memimpin yang dapat dilihat dari maqashid shari'ah tentang kemaslahatan dalam fiqh klasik dapat dirujuk pendapat Cendekiawan Islam seperti at-Thabari dalam ulama modern dengan pendapat yang kontemporer seperti al- Qardhawi memungkinkan perempuan menjadi kepala negara dan bukan imam (khalifah).

Kata Kunci: Perempuan, Hukum Islam, Syajarah al-Dur


Keywords


Kata Kunci: Perempuan, Hukum Islam, Syajarah al-Dur

References


Abdullah bin Aybak ad-Dawadiri (1971) Kanzu ad-Durar wa Jami’ al-Ghurar ,Kairo, ma’had al-Mani lil at-Tsar al-Islami,

Al-Maqrizi (1981) Suluk li Ma’rifah Duwal al-Muluk ,Kairo, Dar al-Kutub al-Ilmiyah

Badruddin al-Aini (1987), Aqaid al-Jaman fi Tarikh ahl az-Zaman, Tahqiq Dr. Muhammad Muhammad Amin, Kairo, Dar as-Syuruq

Baybars ad-Dawadir (1988), Zabdah al-Fikrah fi Tarikh al-Hijrah, ,Beirut, Syirkah at-Tawzi’,

Hillenbrand، Carole (2007). Turkish Myth and Muslim Symbol: The Battle of Manzikert. Edinburg: Edinburgh University Press. ISBN 9780748625727.

King، E. J. (1931). The Knights hospitallers in the Holy Land. Methuen & Co. Ltd.

Runciman, Steven, A history of the Crusades 3. Penguin Books, 2002

Jamaluddin Syayal Tarikh Misr al-Islamiyah (Kairo, Dar al-Ma’arif, 1966)

Mahyuddin bin Abd Zahir (1976) ar-Raudhah Zahir fi Sirah al-Mulki Az-Zahir ,Riyad, Abdul Aziz al-Khuwiathir li an-Nasyr,

Northrup، Linda S. (1998). "The Bahri Mamluk sultanate". In Petry، Carl F. The Cambridge History of Egypt, Vol. 1: Islamic Egypt 640-1517. Cambridge University Press. 250. ISBN 9780521068857

Qasim Abduh Qasim, Ashru Shalatin al-Mamalik – Tarikh Siyasi Ijtima’iy, (Kairo, Dar an-Nahdhah Misriyah, 2007)

Stevenson، William Barron (1907). The Crusaders in the East: A Brief History of the Wars of Islam with the Latins in Syria During the Twelfth and Thirteenth Centuries. Cambridge University Press.

Setton، Kenneth M. (1969). The Later Crusades, 1189-1311. Wisconsin, USA: Univ of Wisconsin Press.. ISBN 978-0-299-04844-0.

Yosef، Koby (2013). "The Term Mamlūk and Slave Status during the Mamluk Sultanate". Al-Qanṭara. Consejo Superior de Investigaciones Científicas. 34 (1): 8. doi:10.3989/alqantara.2013.001.




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v9i1.231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                

Free counters!

free hit counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright© 2019 - Center of Gender and Child Studies (PSGA) - All rights reserved