Lahirnya Pergerakan Perempuan Minangkabau Pada Awal Abad XX

Risa Marta Yati

Abstract


This article aims to elaborate the influences of the modernization of education that occurred in Minangkabau since the middle of the 19th century to advance of Minangkabau women in the early 20th century. The progress of Minangkabau women is clear in the birth of educated female figures thatwill become to spearhead the emergence of the Minangkabau women's movement. The opening of women’s schools, publication of women's newspapers, the establishment of women's organizations and associations and the active participation in the politics of the national movement are clear proofs of the size of the Minangkabau women's want to appear on the public spaces they never have before. 



Keywords


the movements of Minangkabau women, modernization, education

Full Text:

PDF PDF

References


Abdullah, Taufik & S. Budhisantoso. 1984. Sejarah Sosial Daerah Sumatera Barat. Jakarta: Depdikbud Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional.

Aman, Bustami.2006. Perjalanan Hidup Seorang Guru. Jakarta: tanpa penerbit.

Anwar, R. (2004). Sejarah kecil" petite histoire" Indonesia (Vol. 1). Penerbit Buku Kompas.

Anwar, R. (2011). Sutan Sjahrir: negarawan humanis, demokrat sejati yang mendahului zamannya. PT Gramedia Pustaka Utama.

Arivia, G. (2003). Filsafat berperspektif feminis. Yayasan Jurnal Perempuan (YJP).

Asnan, G. (2007). Dunia Maritim Pantai Barat Sumatera. Ombak.

Beauvoir, S. de. (2003). Second Sex: Fakta dan Mitos. Terj. Toni B. Febriantono. Surabaya: Pustaka Promethea.

Blackburn, S. (2007). Kongres perempuan pertama. Yayasan Obor Indonesia.

Blackwood, E. (2001). Representing women: the politics of Minangkabau Adat writings. The Journal of Asian Studies, 60(1), 125–149.

Dobbin, C. (2008). Gejolak Ekonomi, kebangkitan Islam, dan Gerakan Padri; Minangkabau 1784-1847 (Economic fluctuation, the Rise of Islam and the Padri Movement: Minangkabau 1784-1847. Komunitas Bambu.

Fitriyanti. 2013. Roehana Koeddoes: Perempuan Menguak Dunia. Jakarta: Yayasan d’Nanti.

Graves, Elizabeth E. 2007. Asal-usul Elite Minangkabau Modern: Respons terhadap Kolonial Belanda abad XIX/XX. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Hadler, J., Berlian, S., & Abdullah, T. (2010). Sengketa Tiada Putus: Matriarkat, Reformisme Agama, dan Kolonialisme di Minangkabau. Freedom Institute.

Hatta, Mohammad. 2013. Untuk Negeriku: Bukittinggi-Rotterdam Lewat Betawi. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Kahin, A. R. (2005). Dari pemberontakan ke integrasi: Sumatra Barat dan politik Indonesia, 1926-1998. Yayasan Obor Indonesia.

Korn, V. E. 1941. “Kedudukan Wanita di Rumahnya Sendiri dan sebagai Pasumandan” dalam Maria Ulfa Subadio & T.O Ihromi (ed.). 1978. Peranan dan Kedudukan Wanita Indonesia: Bunga Rampai Tulisan-Tulisan. Pilihan bacaan, hlm: 18-23. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Leirissa, R. Z. (1985). Terwujudnya suatu gagasan sejarah masyarakat Indonesia 1900-1950. Penerbit Akademika Pressindo.

Loeb, E. M. (2013). Sumatra, Sejarah dan Masyarakatnya. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Martamin, Mardjani, dkk. 1986. Sejarah Pendidikan Daerah Sumatera Barat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Naldi, H. (2009). “ Booming” surat kabar di Sumatra’s Westkust.

Noer, D. (1991). Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta:

LP3ES, 1985. Eddi Rudiana Arief (Peny.), Hukum Islam Di Indonesia: Perkembangan Dan Pembentukan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Reid, A. (1992). Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 1: Tanah di Bawah Angin (Vol. 1). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Samry, W., & Omar, R. (2012). Gagasan Dan Aktiviti Wartawan Wanita Minangkabau Pada Masa Kolonial Belanda. Jebat: Malaysian Journal of History, Politics & Strategy, 39(2).

Subadio, M. U., & Ihromi, T. (1978). Peranan dan kedudukan wanita Indonesia: bunga rampai tulisantulisan.

Tong, R. P. (1998). Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.

Vreede-de, S. C. L.-P., Rosa, E., Ayuningtyas, P., Istiani, D., & Fauzi, M. (2008). Sejarah perempuan Indonesia: gerakan & pencapaian. Komunitas Bambu.

Yati, Risa Marta. 2014. “Modernisasi Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Perempuan Minangkabau di Sumatra’s Westkust (1900-1942)”. Tesis. Bandung: Universitas Padjadjaran.




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jk.v7i2.179

Refbacks



          http://oaji.net/system_img/oaji.gif                              

Copyright © 2014 - Center for Gender and Child Studies (PSGA) - All rights reserved

free hit counter

Flag Counter

Creative Commons License
Kafa'ah: Journal of Gender Studies is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.